Seperti yang kita ketahui bahwasanya semua alat atau hal apapun itu pasti memiliki usia pakai. nah hal ini juga berlaku untuk kompas kompling pada motor dan juga pada mobil.

selain itu kendaraan yang menggunakan transmisi jenis manual dan matic pun menggunakan kampas kopling.

Fungsi dari kampas kompling sendiri adalah sebagai penyalur tenaga mesin ke transmisi.

Sebesar apapun tenaga mesin yang ada pada motor atau mobil, bila kampas kompling habis tentunya tidak bisa bekerja secara maksimal alias tidak ada tenaga yang disalurkan lagi.

Bila kinerja sudah mulai menurun , tentunya transfer ke roda atau berkurang.

Hal yang paling umum jika anda telat mengganti kampas kopling biasanya resikonya bisa menjadi boros untuk penggunaan bahan bakar.

Kompling sendiri mengatur gaya putar/torsi dari mesin ke transmisi perseneling, jika pedal pada kopling ditekan (pada motor)atau diinjak (pada mobil) tidak ada gaya putar yang ditransfer dari mesin ke komponen yang lain dari transmisi perseneling.

Jika pedal kopling di lepas maka gaya putar/torsi dari mesin di tranfer oleh transmisi perseneling ke roda penggerak.

Hampir semua kampas kompling pasti mempunyai masa usia pakai , usia pakai ini biasanya berdasarkan waktu atau jarak tepuh saat kendaraan tersebut digunakan, tergantung sih sebenarnya bagaimana karakter pemakai motornya ,kalau misal standard-standard saja mungkin bisa awet tapi jika karakter pemakai/pengendara motornya sangar tentunya cepet habis. dan biasanya karakter orang yang mengendari sepeda motor itu bisa menjadi salah satu penyebab kampas kopling cepet habis.

Hal tersebut juga sebenarnya bisa digunakan untuk mendeteksi kompas kopling habis.

Dalam kondisi normal , kompas kopling itu hibis di kisaran jarak tempuh sampai 20.000 KM , bila sudah tercapai angkat tersebut tentunya anda harus menggantinya.

Jika sudah muncul ciri ciri kampas kompling habis maka anda wajib menggantinya agar resiko tingkat keausan tidak merembet ke rumah kopling atau tutup kopling.

Nah mungkin anda masih bingung bukan mengenali mengenai ciri ciri kampas kopling, sebenarnya ada banyak sekali ciri untuk mendeteksi kampas kompling habis , anda bisa melihat beberapa gejala dibawah ini

Akselerasi mesin lemah

Jika anda mengalami kampas kompling habis biasanya akan mengalami penurunan power tenaga yang mentrasfer ke mesin dengan begitu akselerasi menjadi lemah dan hal ini tidak mempengaruhi top speed namun membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk memaksimalkan kecepatan.

Misalnya saja kecepatan motor kita sudah mencapai 100km/h saat kampas kopling masih tebal hanya membutuhkan waktu sekitar 10 detik namun jika kampas kopling mulai aus mungkin membutuhkan waktu skitar 15 detik atau bahkan bisa lebih.

Selip Kopling

Gejala gelip kopling biasanya akan sering timbul jika kampas kopling sudah habis, akan tetapi gejala in juga bisa disebabkan oli mesin yang tidak cocok atau terlalu digunakan dan belum pernah diganti.

Starter ringan atau ngelos
Hal ini terntunya terasa di kala cara menghidupkan motor menggunakan kick starter ( atau orang motor bilang dengan istilah engkol) , nah saat melakukan ayunan di kick starter ( engkol) maka akan terasa ringan atau istilahnya ngelos dan tentunya sangat susah di hidupkan ,nah hal ini juga bisa menjadi gejala kampas kopling aus atau habis.

Putaran mesin tinggi

Sudah tentu putaran mesin menjadi tinggi karena pengaruh dari akselerasi yang melemah dan kampas kopling mulai licin sehingga menjadi mesin memiliki putaran yang tinggi walau kecepatan standard.

Contoh saat kampas kopling masih tebal biasanya bisa mendapatkan kecepatan 40km/h membutuhkan putaran mesin sampai 5000 rpm namun jika kampas kopling aus untuk mendapatkan kecepatan 40km/h membutuhkan putaran hingga 8500 rpm.

Perpindahan gigi perseneling

Gejala berikutnya yaitu jika terjadi gejala kampas kopling habis biasanya saat pengendara sepeda motor mengganti persenelingnya bukan tenaga yang keluar tapi hanya suara raungan alias ngowos.

Tenaga mesin berkurang

Untuk cara mendetekinya kampas kopling habis bisa juga dengan mencoba cara ini yaitu dengan memasukan gigi transmisi ke perseneling 4 atau 3 lalu tahan tarik gas secara spontan, jika mengalami kenaikan yang pas berarti masih bagus tapi kalau sudah aus rpm sudah semakin tinggi namun kecepatan masih rendah maka bisa dipastikan harus diganti.

Nah itulah beberapa tips dan cara untuk mengenali ciri ciri dan juga gejala kompas kompling habis,

saran saya bila memasang kampas kopling baru ,anda bisa basahi terlebih dahulu kampas kopling tersebut dengan oli.

Jika kampas kopling tidak di basahi menggunakan oli maka disaat motor dihidupkan pertama kali ,aliran pada oli untuk rumah kopling bisa bisa membasahi kampas kopling seluruhnya.

Apa bila kampas kopling masih kering maka yang ditimbukan akan terjadinya gesekan yang akan mengikis ketebalan kampas kopling walaupun hanya sedikit.

Sumber artikel