JAKARTA – Anggota Komisi III Ruhut Sitompul rupanya mengetahui siapa dalang di balik demo akbar sopir taksi konvensional, Selasa (22/3).

Menurut Ruhut, pimpinan merekalah yang menyuruh mereka turun ke jalan menggelar orasi.

Politikus Partai Demokrat ini tak asal bicara. Sebelum demo dimulai, Ruhut sudah mengetahui lebih dulu informasi itu, siapa dalang yang mengerahkan massa.

Itu diketahuinya saat harus menuju ke Bandara Soekarno Hatta pagi buta. Dari situ Ruhut tahu bahwa bos mereka sendiri yang meminta agar turun ke jalan.

“Aku jam 4 subuh harus ke bandara. Pesanlah taksi aku, si sopir ngasih tahu kalau akan ada demo. Dia bilang, mereka dipaksa untuk berdemo,” ujar Ruhut saat menjadi bintang tamu di Indonesia Lawyers Club (ILK), Selasa malam.

Mendengar curhat si sopir itu, Ruhut menyarankan agar dia tidak ikut demo itu, yang dinilainya tidak bermanfaat.

“Kalau nggak mau nanti mereka dipecat. Mereka ini dipaksa untuk berdemo. Dapat uang Rp 100 ribu satu orang. Udah jangan pada bohong, ngaku sekarang kalian (sopir) kalau disuruh (turun ke jalan). Jadi bohong itu yang bilang dia nggak mengerahkan,” tepis Ruhut. (chi/jpnn)

Referensi | http://m.jpnn.com/news.php?id=365291