Saidina-Umar-Al-Khattab-membuka-kota-Al-QudsSuatu hari Sayidina Umar bin al-Khatab terkena musibah (masalah Hutang). Lalu beliau datang “curhat” kpd Baginda Nabi saw.

Saat akan pulang dari rumah baginda Nabi, (mungkin karena lapar) sayidina Umar minta agar diberi sekantung kurma kpd Baginda Nabi, tetapi baginda Nabi mengatakan, “Bisa saja aku beri kamu sekantung kurma, tapi kalau kamu mau – akan aku ajarkan beberapa kalimat yg lebih baik untuk masalah (hutang) mu daripada sekantung kurma.”

Baginda Nabi melanjutkan, “Sekarang kamu mau pilih sekantung kurma atau mau aku ajarkan beberapa kalimat itu sbg solusi masalahmu..?
“Harus pilih salah satu..”, kata baginda Nabi.

Sayidina Umar “paham” maksud baginda Nabi, maka ia lebih memilih diajarkan doa daripada memilih sekantung kurma (walaupun dia sangat lapar).

Inilah doa yg diajarkan baginda Nabi kpd sayidina Umar:

Ya Allah, jagalah hamba dg Islam dalam keadaan duduk…
Jagalah hamba dg Islam dalam keadaan tidur…
Jangan Kau jadikan seorang musuh berlaku tamak pada hamba… jangan pula seorang pendengki.
Hamba berlindung kepada-Mu dari sesuatu yang Kau pegang ubun-ubunnya, dan hamba memohon kepada-Mu seluruh kebaikan yang ada di tangan-Mu.

Allohummah-fazh-ni bil islaami qoo-idan…
wah-fazh-ni bil islaami  rooqidan…
walaa tuthom-mi’   fii  ‘aduwwan  walaa haasidan…
wa a-‘udzubika mim-maa  anta ahidun  binaa shiyatihi…
wa as-aluka minal khoiril-ladzii huwa biyadika kullihi…

(Diriwayatkan oleh Al-Mustaghfiri dari Hisyam bin Abdullah bin az-Zubair r.a. )


Copas dari : Blog Amanah