Sayidina Abu Musa al Asy-‘ari r.a. meriwayatkan bahwa Nabi saw pernah mengajarkan doa yg (di dalam doa itu) menjadikan Wasilah Al Quran sbg pelipur lara.

Nabi saw bersabda, “”Barangsiapa sedang mengalami kesusahan dan penderitaan, hendaklah mengadukannya kepada Allah dengan berdoa sbb :

Bismillah hirrohman nirrohim.

Allohumma inni ‘ab-duka… wabnu ‘ab-dika… wabnu amatika…
Naasiyati biyadika… maadhin fiiya hukmuka… ad-lun fiiya qodho-uka…

As-aluka bi kulli ISMIN huwa laka sammay-ta bihi nafsaka…
Aw-anzaltahu fii kitaabika… aw-‘alamtahu ahadan min kholqika… Awis-ta’-tsarta bihi fii ‘ilmil-ghoibi ‘indaka…

Antaj-‘alal-QUR’AANA robii’-a qolbi… wa nuuro shod-ri…
Wa jalaa’-a huzni… wa dzahaaba hammi…

Amin.

Artinya (kurang lebih)

Ya Allah, inilah hamba-Mu… putra hamba laki-laki-Mu… dan putra hamba perempuan-Mu…
Ubun-ubun hamba berada dalam genggaman-Mu… hukum-Mu berlaku atas diri hamba… dan (semua) keputusan-Mu (sesungguhnya) ADIL untuk hamba…

Hamba mengadu kepada-Mu dengan WASILAH Karomah dari Nama-namaMu… yaitu NAMA-NAMA (yang) Engkau menamai diriMu…
(Hamba juga berwasilah) dg NAMA-NAMA yang Engkau turunkan dalam kitab-kitabMu…
Dan (hamba juga berwasilah) dg NAMA-NAMA yg Engkau ajarkan kpd salah satu kekasihMu…
Dan (hamba juga berwasilah) dg NAMA-NAMA yg Engkau kuasai secara eksklusif di dalam kegaiban-Mu…

Hamba mohon kepadaMu (dg nama-nama itu) ya Allah… agar Engkau jadikan Al Quran sebagai hujan yang menyirami hati hamba… menjadikannya cahaya di dalam dada hamba… sebagai pelipur lara hamba… dan pengusir derita hamba…
Amin

Lalu seseorang bertanya menyela, “Ya Rasululloh, apakah orang yg tidak mendapat kata-kata (doa) tersebut akan rugi..?
Jawab Rasul, “Ya, dia akan rugi. Maka dari itu ucapkanlah kata-kata itu dan ajarkanlah kepada yg lain. Sungguh, orang yg mengucapkan kata-kata (doa) tersebut dan mengajarkannya kepada orang lain, maka Allah akan menghilangkan kesusahannya dan memperpanjang masa bahagianya”. *)

*) HR. Ahmad, dalam Musnad, para periwayatnya dapat dipercaya, sanadnya sahih, Majmu’ az-Zawaid 10:136

Dalam riwayat lain yang dikemukakan dari Ibnu Mas’ud disebutkan bahwa Rasululloh saw pernah bersabda, “(bahwa yg namanya) Kesusahan dan kesedihan sama sekali tidak akan menimpa orang yg membaca doa tersebut diatas”. Kemudian Rasul menambahkan, “Orang yang mendengarnya mesti mempelajarinya”.

Catatan Admin
Doa diatas dikutip dari salah satu “warisan doa” dalam buku yg dikarang oleh salah satu keturunan Nabi saw (Sayyidina Muhammad ibni Alawi al Maliki).
Buku tsb berjudul “Ab-wab al Faraj” tanpa penerbit, tahun, dan tempat penerbitan.