Pemilu 2014 sebentar lagi akan datang.

Rakyat resah, masih belum ada tanda-tanda akan muncul sosok-sosok calon Pemimpin yang sekiranya bisa membawa negri dan bangsa ini keluar dari gelapnya “ujian hidup” yang teramat kompleks.

Melalui media, satu-dua sosok (sepertinya) bisa diandalkan untuk maju berkompetisi dalam bursa pemilihan capres 2014 mendatang.

Tapi, sebagaimana kita ketahui bersama, “kondisi” sekarang ini telah membentuk “wajah keadaan negri kita” yang semakin “amburadul”.

Jaman semakin “gila”. Begitu banyak “orang waras” dibilang “gila” oleh para “orang gila”.

Siapa yang “gila”..? Siapa sebetulnya yg “waras”..?

(Jawabannya ==> intropeksi diri kita masing-masing)

Karena kondisi yang “gila” inilah, akan membuat pilihan-pilihan rakyat menjadi “kacau” tidak karuan.
Sistem negara mengharuskan pemilihan berdasarkan suara terbanyak.
Padahal, suara terbanyak (mayoritas) BUKANLAH suatu KEBENARAN.

Continue reading ==>