Apa yang Anda bayangkan tentang UANG…? Sebuah kertas yang berwarna dengan tulisan angka? Atau sebuah kertas yang banyak kumannya?? ..atau juga Anda bisa membeli apa pun yang Anda inginkan…?

Apa pun itu, saya yakin dari setiap manusia pasti butuh uang. Ada yang bilang, “Uang bukan segalanya.”

Betul! Uang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang. Makan butuh uang, sekolah butuh uang, sampai sudah mati juga butuh uang.

Oke…! Saat ini saya akan sharing pengalaman saya mendapatkan uang saat saya tidak memilikinya.

Aha…!! Bingungkan…? Sudah pasti bingung karena Anda belum tau caranya.

Cara pertama adalah, DAPATKAN PELAJARANNYA atau HIKMAHNYA

Saat Anda mengalami kekurangan uang atau bahkan sangat tidak punya uang sepeserpun, bisa dikatakan B.O.K.E.K. Sadarilah dan temukan pelajaran dari keadaan Anda tersebut.

Ketika pelajarannya sudah Anda temukan, situasi akan membaik. Situasi Anda akan membaik dengan sendirinya.

Dengan kata lain, bila saat ini Anda maupun dompet Anda Bokek, bertanyalah paa diri Anda sendiri apa sih HIKMAH dari keadaan ini.

Jangan merasa puas dengan jawaban asal,seperti ” Saya harus rajin Menabung.” NO! Menabung saja tidak menyelesaikan masalah BOKEK Anda. Dan jangan salahkan orang lain. Ini bukan salah siapa-siapa.

Luangkan waktu sejenak untuk bertanya pada diri Anda.
Apa hal positif dari situasi seperti ini? Anda tahu jawabannya. Jujurlah dan tulis jawabannya.

Kedua, IKUTI NALURI ANDA

Saya yakin masing-masing dari Anda pasti merasakan ada suatu dorongan dari dalam untuk melakukan sesuatu. Saya tidak tau apa.

Tapi dorongan itu memang nyata adanya. Mungkin sesuatu yang menakutkan. Mungkin Anda seharusnya membuka Usaha. Atau berganti pekerjaan. Atau mulai menelepon seseorang. Apa pun dorongannya, turuti dan ambil tindakan!

Inilah yang disebut “Ilham”. Anda bergerak menuruti perasaan Anda, gejolak hati Anda dan bertindak berdasarkan apa yang Anda dengar dalam Hati Anda.

Ketiga, CARI SOLUSI

PERCAYALAH, anda memiliki kekuatan yang lebih besar daripada yang Anda bayangkan. Bila Anda menjenguk orang sakit, jangan katakan “Semoga lekas sembuh ya”.

Tapi katakanlah, “Bangkit dan Berjalanlah.” ini mungkin sedikit otoriter, tetapi dengan begitu orang tersebut akan benar-benar sembuh.

Gunakan kata-kata yang tepat dalam doamu, misal ” ya Allah, Terimakasih saya akan mendapatkan Rp. 1.000.000,- sore hari ini” jauh lebih powerfull daripada “Ya Allah, semoga saya akan mendapatkan uang dalam waktu dekat.”

Keempat, BERSYUKUR

Apa pun yang terjadi dalam hidup Anda, adalah suatu Berkah yang sangat LUAR BIASA sekali bagi Anda. Mungkin Anda dapat melihat atau merasakannya, mungkin saja tidak.

Namun, anggap saja Berkah itu ada. Ketika Anda menganggapnya ada, Anda akan merasa lebih baik. Anda akan bernafas lega.

Begitu Anda rileks, banyak hal yang akan terbuka dalam diri Anda. Anda akan melihat peluang-peluang baru yang selama ini terhalang oleh rasa takut, ragu dan ketegangan Anda.

Saat Anda rileks, Anda akan tertidur nyenyak, hal yang kita semua butuhkan untuk hidup dan bekerja..

Kelima, HARAPKAN MUKJIZAT

Saya merasa heran melihat betapa banyaknya orang yang mengaku suka Sembahyang, pergi kegereja atau tempat Ibadah lainnya. Tapi suka cemas, mengeluh dan bertindak atas dasar rasa takut, bukan keyakinan.

Jika Anda benar-benar percaya mukjizat Tuhan Anda, bukankah Anda akan rileks dan mencarinya?? Karena Tuhan selalu ada dalam setiap diri manusia. Bukankah Anda akan mengharapkan Mukjizat??

Penulis Artikel