Memanfaatkan pengeluaran uang_ jadi penghasilan jutaan, tanpa modal!

 

Logika Uang Balik

Uang Balik adalah sebuah “istilah” yg secara umum diartikan sebagai “uang yang apabila dibelanjakan, maka uang itu akan kembali lagi (balik) ke pemiliknya.”

Uang balik ini sangat kental bernuansa “mistis”, karena melibatkan hal-hal yg berbau supranatural untuk membahasnya.

Terlepas dari “salah” atau “benar”, maka kali ini saya akan coba membahasnya dari sisi “logika” saja.

Misalnya saya punya “uang balik” katakanlah senilai 100 ribu rupiah. Lalu uang itu saya belanjakan senilai 20 ribu rupiah.

Maka saya akan mendapatkan kembalian sebesar 80 ribu rupiah.

Setelah belanja lalu saya pulang. Tidak lama kemudian (menurut cerita yg beredar di masyarakat) uang 100 ribu yg saya belanjakan tadi kembali (balik) ke kantong saya. Berapa jumlah uang saya jadinya…?

Kembalian 80 ribu + uang yg balik 100 ribu = 180 ribu rupiah.

Lalu uang balik tadi saya belanjakan kembali. Demikian seterusnya. Semakin banyak dibelanjakan, maka semakin banyak pula saya memiliki “tabungan” dari hasil kembalian uang balik tersebut.

Itulah sebabnya, kenapa masyarakat begitu tertarik berburu uang balik ini.

Sekarang mari kita analisa pakai logika sederhana saja.

Pertanyaan pertama : Apa yg terjadi dg (katakanlah) pemilik warung/toko tempat kita belanja tadi…? Karena uang yg kita belanjakan kembali lagi, apakah lantas uang (hak) pemilik warung/toko juga hilang…?

Jika ini yg terjadi, maka ini namanya “maling” alias “pencuri” uang, atau bisa disebut “penipuan” secara gaib. Sebab hak orang (pemilik warung/toko) kita ambil.

Sedangkan jika uang balik itu kembali dan pemilik warung/toko mendapat gantinya, maka pertenyaannya: darimana uang untuk menggantikan uang balik yg kembali kepada diri kita itu…?

Jawabannya jelas : uang yg digunakan untuk “menggantikan” uang balik untuk pemilik warung/toko adalah uang “tidak jelas”.

Saya katakan sebagai “uang tidak jelas” karena mengandung 2 unsur mistis.

Pertama : Mistis putih, atau biasa disebut uang karomah, yaitu uang yg memang secara gaib bisa dihadirkan untuk tujuan tertentu.

eperti menolong orang dalam keadaan terdesak, dan lain sebagainya (dalam konteks kewajaran). Apabila penggunaan uang balik itu sudah “melebihi” kewajaran, maka fungsi uang balik akan hilang dg sendirinya. Nilai karomahnya hilang, dan tidak dapat dipergunakan kembali.

Unsur kedua : Apabila uang balik itu diniatkan untuk tujuan kekayaan (penggunaannya melebihi ambang kewajaran) maka yang berlaku adalah mistis hitam. Yaitu uang balik yang bersumber dari “kekuatan gaib” yang tidak baik. Bahkan saya lebih cenderung menggunakan istilah sebagai “pesugihan uang balik”.

Sekarang kembali lagi ke diri masing-masing pembaca, apakah masih menginginkan uang balik itu…? Saran saya adalah, hindari semua jenis (iming-iming) dari uang balik, sebab tidak ada manfaatnya. Jika menginginkan uang balik dg mistis putih, penggunaannya sangat terbatas sekali, sungguh sangat terbatas.

Tidak bisa mengharapkan apa-apa dari uang balik mistis putih. Sedangkan jika menginginkan uang balik mistis hitam, maka kita sudah melakukan “pesugihan” dg pihak gaib. Ini berarti kita sudah “salah jalan”. Resikonya adalah tumbal nyawa kita, atau istri, atau anak-anak kita di kemudian hari.

Sekalipun ada paranormal mengatakan bahwa “tidak ada tumbal”, maka jangan percaya hal itu.

Gunakan logika. Berurusan dg “gaib jahat” beresiko “fatal”. Tidak ada “jalan kembali” jika kita sudah terjebak di jalur mereka. Jalan terbaik adalah : kita tetap berusaha sebagaimana layaknya manusia berikhtiar. Bekerja atau berusaha melalui dagang, usaha/bisnis, dan lain sebagainya. Sambil berusaha secara lahiriah, maka imbangi dg usaha batiniah.

Banyak kok peluang untuk meraih kekayaan dan kemakmuran melalui jalan yg orang anggap biasa-biasa saja. Kuncinya ya itu tadi, berusaha secara seimbang antara lahiriah dg batiniah. Demikian sedikit sharing dari saya mengenai uang balik. Semoga bisa bermanfaat.

__| catatan

oh iya, saya temukan dlm literatur, kita bisa ikhtiar batin dengan cara berdoa kpd allah berkaitan dg uang. namanya doa uang berkah

caranya, kita membaca sebuah doa, lalu doa tsb kita tiupkan ke uang tsb, maka insya allah berkah.

doanya bisa lihat __|disini

Penulis : gerafis.wordpress.com