Tadi pagi, saat berangkat untuk mengais rezeki di Ibu Kota,
saya melintasi sebuah jalan raya yang sangat cukup menyedihkan…
Bagaimana kendaraan tidak macet, manakala harus melewati jalanan berbukit yang naik turun…

Ya… jalanan hancur karena hujan kemarin yang terus-menerus mengguyur mbok ibu kota…
Naik… turun… belok sedikit…. menikung ke kanan ke kiri.. rem mendadak… naik lagi… turun lagi….
Kalau lagi liburan sih boleh juga melewati jalanan seperti ini… mengasyikan..🙂
Lha ini… ????
Ini Jam Kerja gitu loh….
Jam di saat orang berebutan jalan untuk tiba di tempat kerja masing-masing….

Padahal sepertinya semalam baru saja di aspal (tambal sulam)…
Eh… sekitar jam 2 dinihari, hujan mengguyur aspal yang baru saja dibuat itu…
Dapat dipastikan, waktu paginya, aspalnya langsung membentuk mini perbukitan yang cantik…
Naik…. turun… naik… turun….

Heran deh….
Ga nyalahin siapa-siapa sih…. cuma heran aja…
Saat keadaan jalan yang sudah berlubang parah… waktu itu tidak hujan-hujan….
Setiap melewati jalan itu, hati ini berharap-harap cemas sekiranya jalan diperbaiki…

Kenyataannya…?
Saat jalan diperbaiki… itu nje’lalah… hujan deras mengguyur sepanjang hari…. alamakpak…

Ini emang hujannya yang tidak menghendaki kalau jalanan diperbaiki… atau… emang petugasnya yang telat ngaspal yak…..😀